pengertian advertising

Advertising atau periklanan menjadi topik bahasan yang selalu diperbincangkan dalam dunia pemasaran atau marketing suatu produk. Hampir semua jenis usaha menggunakan advertising untuk menjual produknya. Bahkan diyakini kalau penjualan tanpa advertising dipastikan menemui kegagalan atau tak akan berkembang. Namun, apa sih sebenarnya pengertian dari advertising itu? Simak ulasan berikut ini.

Apa itu Advertising?

Advertising kalau diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti iklan atau periklanan. Menurut Ensiklopedia Britannica, advertising merupakan suatu praktik dan teknik yang digunakan untuk membawa produk, layanan, opini ke perhatian publik dengan tujuan untuk meyakinkan publik agar merespon dengan cara tertentu terhadap apa yang diiklankan.

Menurut Tjiptono, advertising merupakan suatu bentuk komunikasi tidak langsung yang didasarkan pada informasi tentang keunggulan produk yang disusun sedemikian rupa hingga menimbulkan rasa menyenangkan dan mampu mengubah pikiran seseorang untuk melakukan pembelian.

Advertising atau periklanan adalah suatu penyajian komunikasi tentang ide mengenai produk barang atau jasa pada calon konsumen dengan menggunakan media tertentu baik berupa tulisan maupun simbol. Ide atau pesan terkait produk yang disampaikan bersifat persuasif untuk mempromosikan produk sehingga mempengaruhi calon konsumen agar mereka membeli produk tersebut.

Dalam melakukan advertising dibutuhkan konsep ide yang bagus dan kreatif. Tidak hanya itu juga dibutuhkan keputusan yang tepat dalam pemilihan penempatan iklan serta media percetakan yang digunakan. Ada beragam jenis media advertising baik media cetak, media televisi, radio, hingga platform media online saat ini.

Baca juga: Apa itu Billboard?

Unsur-unsur Dalam Advertising

Dari ulasan diatas, diketahui ada beberapa pengertian advertising atau periklanan dalam usaha pemasaran produk. Berdasarkan berbagai pengertian tersebut, dapat ditemukan lima unsur utama yang pasti ada dalam proses advertising yakni;

1. Pemrakarsa atau Subyek Pengiklan

Unsur pertama dalam kegiatan advertising yakni pemrakarsa atau subyek pembuatnya. Dalam periklanan yang melakukan kegiatan beriklan bisa dari perusahaan pemilik produk atau jasa ataupun jasa pengiklan. Ada beragam subyek pengiklan seperti perusahaan barang atau jasa, lembaga atau instansi pemerintahan, lembaga atau instansi pendidikan, atau penyedia jasa advertising.

2. Tujuan Iklan

Ada beberapa tujuan dalam kegiatan advertising atau periklanan yang dilakukan oleh subyek pengiklan atau pemrakarsa. Adapun diantaranya yakni;

  1. Mengenalkan atau menginformasikan produk ke calon konsumen. Hal ini biasanya dilakukan karena produk masih terbilang baru, belum dikenal oleh masyarakat luas atau calon konsumen.
  2. Membangun kesukaan terhadap produk pada konsumen. Dengan manfaat dan keunggulan yang diberikan produk dalam memenuhi kebutuhan konsumen, tentunya bisa menciptakan nilai dan kesukaan konsumen terhadap produk. Kesukaan inilah yang akan meningkat menjadi dorongan untuk membeli.
  3. Mendorong banyak konsumen untuk melakukan pembelian atau meningkatkan penjualan produk (konversi). Pesan iklan yang dibuat mampu menggerakkan konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Adanya tambahan pesan seperti promo terbatas, diskon atau potongan harga, cashback, dan sejenisnya biasanya menjadi pesan yang ditampilkan dalam tujuan ini.

Baca juga: Jasa Advertising Terlengkap di Surabaya

3. Pesan dalam Iklan

Dalam iklan, pesan merupakan hal yang memiliki pengaruh besar dalam mempengaruhi respon konsumen sasaran iklan. Pembuatan pesan juga sangat bergantung dari tujuan iklan yang dibuat. Iklan yang memiliki tujuan untuk pengenalan produk atau brand awarness biasanya banyak berisi informasi mengenai detail produk mulai dari fungsi, manfaat, fitur-fitur, dan keunggulan produk dibandingkan lainnya.

Sedangkan pesan iklan yang memiliki target untuk meningkatkan konversi atau penjualan biasanya diiringi tulisan atau simbol yang menggerakkan konsumen untuk segera melakukan pembelian produk. Contohnya, penambahan kata diskon, promo terbatas, gratis ongkos kirim, cashback, dan sejenisnya.

Tak jarang, perusahaan juga membuat iklan yang menyentuh hati konsumen dengan pesan-pesan hikmah. Biasanya iklan dengan pesan hikmah tersebut ditargetkan untuk memunculkan kesukaan dan kecintaan terhadap nilai yang dibawa oleh produk.

4. Media Iklan

Ada banyak sekali ragam media beriklan baik dari jenis advertising offline maupun advertising online. Untuk advertising offline, ada media iklan cetak seperti surat kabar, majalah, buletin, pamflet, flyer, dan sejenisnya. Adapun media offline lainnya seperti videotron, baliho, billboard, banner, signage, dan sejenisnya juga masih banyak digunakan hingga sekarang. Sedangkan yang cukup banyak digunakan berbagai perusahaan besar untuk beriklan dari dulu yakni media elektronik seperti televisi dan radio.

Saat ini, media beriklan pun telah berkembang dan sudah banyak diminati yakni media online atau internet. Contoh media iklan dengan menggunakan media internet atau online advertising yang saat ini banyak digemari seperti google Ads, Instagram Ads, Facebook Ads, Youtube Ads, Tiktok Ads, Blog, dan lain sebagainya.

Pemilihan media iklan yang tepat sangat bergantung dari bugdet iklan dan juga karakteristik produk serta sasaran konsumen yang ditargetkan oleh pengiklan.

5. Masyarakat atau Publik Sasaran

Unsur kelima dari kegiatan advertising atau periklanan yakni masyarakat atau publik sasaran iklan. Mereka adalah yang dikenai pesan iklan dan ditargetkan memberikan respon sesuai dengan tujuan pengiklan. Mereka yang diharapkan bisa mengenal produk lebih baik, suka dan mencintai produk hingga melakukan pembelian produk yang diiklankan secara terus menerus.

Dari deskripsi diatas sangat jelas mengenai pengertian dan unsur-unsur alam dunia advertising. Begitu luasnya kegiatan advertising, menjadikan advertising pun menjadi suatu bidang kerja yang menarik banyak ahli, karyawan atau praktisi. Kegiatan periklanan pun menjadi sumber pendapatan paling banyak dalam dunia bisnis media.

Baca juga: Jasa Sewa Billboard Surabaya

Syarat Advertising yang Baik

Suatu usaha periklanan atau advertising dikatakan baik jikalau memenuhi rumus AIDCA. Rumus tersebut merupakan singkatan atau elemen yang harus ada dalam penyusunan tiap pesan iklan yakni; Attention (perhatian), Interest (minat), Desire (kebutuhan), Conviction (keinginan), dan Action (tindakan).

Serangkaian rumus tersebut jika diterapkan dalam periklanan akan memberikan respon positif dari calon konsumen hingga terjadi pembelian terhadap produk atau jasa yang dijual oleh perusahaan.

Jasa Advertising Surabaya

Buat Anda yang ingin mengiklankan produk barang atau jasa dan membutuhkan bantuan jasa advertising, silakan langsung hubungi admin advertisingsurabaya.id. Tersedia berbagai pilihan media advertising yang sesuai dengan karakteristik produk anda serta tentunya kapasitas sumber daya iklan Anda.

Dengan pengalaman tim advertising, dapatkan hasil iklan yang memuaskan dan mampu mencapai target periklanan usaha Anda. Tak perlu khawatir mengenai budget, karena Anda bisa memilih sendiri media iklan yang sesuai dengan budget Anda dan tentunya tetap menghasilkan. Silakan dicoba.